Kumpulan Hadist Rasul | SUNARTA


1. Apabila kamu melewati taman-taman surga makan dan minumlah

sampai kenyang. Para sahabat lalu bertanya, "Apa yang dimaksud

taman-taman surga itu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab,

"Kelompok zikir (Kelompok orang yang berzikir atau majelis

taklim)." (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

2. Menyebut-nyebut Allah adalah suatu penyembuhan dan menyebut-

nyebut tentang manusia adalah penyakit (artinya penyakit

akhlak). (HR. Al-Baihaqi)

3. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, kalau kamu selamanya

bersikap seperti saat kamu ada bersamaku dan mendengarkan zikir,

pasti para malaikat akan bersalaman dengan kamu di tempat

tidurmu dan di jalan-jalan yang kamu lalui. Tetapi, wahai

Handhalah (nama seorang sahabat) kadangkala begini dan

kadangkala begitu. (Beliau mengucapkan perkataan itu kepada

Handhalah hingga diulang-ulang tiga kali). (HR. Tirmidzi dan

Ahmad)

4. Rasulullah Saw menyebut-nyebut Allah setiap waktu (saat).

(HR. Muslim)



5. Perumpamaan orang yang berzikir kepada Robbnya dan yang

tidak, seumpama orang hidup dan orang mati. (HR. Bukhari dan

Muslim)

6. Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan

kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan.

Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, sesungguhnya Al Qur'an dan

zikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air

menumbuhkan rerumputan. (HR. Ad-Dailami)

7. Dua kalimat ringan diucapkan lidah, berat dalam timbangan dan

disukai oleh (Allah) Arrohman, yaitu kalimat: "Subhanallah

wabihamdihi, subhanallahil 'Adzhim" (Maha suci Allah dan segala

puji bagi-Nya, Maha suci Allah yang Maha Agung). (HR. Bukhari)


8. Ada empat perkara, barangsiapa memilikinya Allah akan

membangun untuknya rumah di surga, dan dia dalam naungan cahaya

Allah yang Maha Agung. Apabila pegangan teguhnya "Laailaha

illallah". Jika memperoleh kebaikan dia mengucapkan

"Alhamdulillah", jika berbuat salah (dosa) dia mengucapkan

"Astaghfirullah" dan jika ditimpa musibah dia berkata "Inna

lillahi wainna ilaihi roji'uun." (HR. Ad-Dailami)

9. Maukah aku beritahu amalanmu yang terbaik, yang paling tinggi

dalam derajatmu, paling bersih di sisi Robbmu serta lebih baik

dari menerima emas dan perak dan lebih baik bagimu daripada

berperang dengan musuhmu yang kamu potong lehernya atau mereka

memotong lehermu? Para sahabat lalu menjawab, "Ya." Nabi Saw

berkata,"Zikrullah." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)


10. Menang pacuan "Almufarridun". Para sahabat bertanya, "Apa

Almufarridun itu?" Nabi Saw menjawab, "Laki-laki dan wanita-

wanita yang banyak berzikir kepada Allah." (HR. Muslim)


Penjelasan:
Almufarid ialah orang yang gemar zikrullah dan selalu

mengamalkannya dan tidak peduli apa yang dikatakan atau

diperbuat orang terhadapnya.

11. Seorang sahabat berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya

syariat-syariat Islam sudah banyak bagiku. Beritahu aku sesuatu

yang dapat aku menjadikannya pegangan." Nabi Saw berkata,

"Biasakanlah lidahmu selalu bergerak menyebut-nyebut Allah

(zikrullah)." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

12. Sebaik-baik zikir dengan suara rendah dan sebaik-baik rezeki

yang secukupnya. (HR. Abu Ya'la)

Penjelasan:
Rezeki yang secukupnya artinya yang cukup untuk memenuhi

kebutuhan dan keperluan dan tidak berlebih-lebihan.

13. Di antara ucapan tasbih Rasulullah Saw ialah :

"Maha suci yang memiliki kerajaan dan kekuasaan seluruh alam

semesta, Maha suci yang memiliki kemuliaan dan kemahakuasaan,

Maha suci yang hidup kekal dan tidak mati." (HR. Ad-Dailami)


14. Aku bertanya, "Ya Rasulullah, apa keuntungan dan

keberuntungan yang diperoleh dari majelis zikir (majelis

taklim)?" Nabi Saw menjawab, "Keuntungan dan keberuntungan yang

diperoleh dari majelis zikir (majelis taklim) ialah surga." (HR.

Ahmad)

15. Tiada amal perbuatan anak Adam yang lebih menyelamatkannya

dari azab Allah daripada zikrullah. (HR. Ahmad)

16. Wahai Aba Musa, maukah aku tunjukkan ucapan dari

perbendaharaan surga? Aku menjawab, "Ya." Nabi berkata, "La

haula wala Quwwata illa billah." (Tiada daya upaya dan tiada

kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)." (HR. Ibnu Hibban

dan Ahmad)

---------------------------------------------------------------

-----------------
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr.

Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press

Disadur dari: HaditsWeb 2.0 - Sofyan Efendi - Kumpulan dan

Referensi Belajar Hadits



" Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan - bisikan mereka kecuali bisikan orang yang menyuruh manusia memberikan sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia " ( An-nisaa ayat 114 )
"" Seorang duduk disebelah kanan dan yang lain duduk disebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. " ( Qaaf ayat 17 - 18 )
Abdullah bin Umar Ra meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : Kepada yang senang membaca Al'Quran di hari kiamat nanti dikatakan : " Bacalah dan perbaikilah bacaanmu sebagaimana yang telah kamu kerjakan didunia dahulu, maka sesungguhnya kedudukanmu itu tergantung kepada akhir ayat yang telah kamu baca itu. " ( HR. Tirmidzi)
Abu Hurairah Ra berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda " Cukuplah bagi orang itu disebut pembohong jika dengan setiap apa yang ia dengar" ( HR. Muslim )
Aisyah Ra, meriwayatkan bahwa seorang wanita bertanya kepada Rasulullah SAW : " Bolehkah saya mengatakan kepada suami saya telah memberikan sesuatu padahal dia tidak memberikan sesuatu kepadaku ? " Rasulullah lalu bersabda : " Orang yang menyiarkan tenteng apa yang tidak dia terima (pemberian) bagaikan orang yang memakai dua baju kebohongan." (Muttafaq allaihi)
Abdullah bin Basar Ra pernah menyebutkan bahwa ada seorang laki - laki berkata : " Ya Rasulullah, sesungguhnya syariat Islam itu telah cukup banyak dalam pandangan saya, untuk itu beritahu saya dengan yang bisa saya jadikan peganggan. " Bersabda Rasulullah : " Lidahmu itu akan selalu basah dengan berdzikir kepada Allah." ( HR. Tirmidzi )
" Sesungguhnya sesuatu yang paling saya benci dan paling jauh posisinya dariku pada hari kiamat adalah mereka yang banyak bicara angkuh dalam berucap dan besar mulut." ( HR. Tirmidzi )
"" Barangsiapa yang mengaku beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik, atau (kalau tidak bisa) diamlah." (HR. Bukhari)
" Abi Musa Ra berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : " Jika seorang wanita memakai wangi - wangian kemudian keluar menuju khalayak ramai agar mereka mencium baunya, maka dia telah begini dan begini (artinya sama saja seperti pelacur)." (HR. Ahmad)
" Berdoalah kamu sekalian kepada Alloh dengan perasaan yakin akan dikabulkannya doamu. Ketahuilah bahwasannya Allah SWT tidak akan mengabulkan doa orang yang hatinya lalai dan tidak bersungguh - sungguh." (HR. Tirmidzi)
Allah Azza Wa Jalla berfirman : " Orang - orang yang saling mencintai karena Aku mereka mendapat cahaya Illahi yang dirindukan oleh para Nabi dan Syuhada." (HR.Tirmidzi)
" Barangsiapa yang ingin dilapangan rezekinya, ditangguhkan ajalnya dan dilapangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silahturahmi." (Mutafaq alaihi)
"Barangsiapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayani." (HR. Bukhari)
" Sesungguhnya marah itu datangnya dari setan dan dia (setan) diciptakan dari api, dan api dapat dipadamkan dengan air. Karena itu jika salah seorang dari kalian marah maka berwudhulah." (HR. Ahmad)
" Barangsiapa meniru - niru suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka." (HR. Abu daud)

Daripada Anas bin Malik Radhiallahu 'anhu telah berkata : Aku mendengar Rassulullah S.A.W bersabda : Sesungguhnya Allah berfirman (maksud) : Wahai anak Adam! Apabila engkau memohon dan mengharapkan pertolonganKu maka Aku akan mengampunimu dan Aku tidak menganggap bahawa ia suatu yang bebanan. Wahai anak Adam! Sekalipun dosa kamu seperti awan meliputi langit kemudian kamu memohon keampunanKu, nescaya Aku akan mengampuninya. Wahai anak Adam! Jika kamu menemuiku(selepas mati) dengan kesalahan sebesar bumi, kemudiannya kamu menemuiKu dalam keadaan tidak syirik kepadaKu dengan sesuatu nescaya Aku akan datang kepadamu dengan pengampunan terhadap dosa sebesar bumi itu.
- Riwayat imam Tarmizi dan kata beliau ia adalah hadis Hasan Sohih -
2. Di dalam sohih Muslim tercatat : Firman Allah Ta'ala ( maksud ) : Sesiapa yang mendekatiKu sejengkal maka Aku akan mendekatinya sehasta. Dan sesiapa yang menghampiriKu sehasta maka aku kan menghampirinya sepemeluk dan sesiapa yang datang kepadaKu dalam keadaan berjalan maka Aku akan kepada dalam keadaan bersegera. Dan sesiapa menemuiKu(selepas mati) dengan dosanya sebesar bumi tetapi tidak syirik padaKu dengan sesuatu nescaya Aku akan menemuinya dalam keadaan mengampuni dosa sebesar bumi itu.
3. Hadis yang artinya : Demi tuhan yang mana diriku berada pada tanganNya (kekuasaan) sekiranya kamu melakukan kesalahan sehingga memenuhi dosa-dosa itu antara langit dan bumi kemudian kamu memohon keampunan Allah nescaya Dia akan mengampunimu.
4. Di dalam Hadis Qudsi yang artinya : Satu kebaikan akan diganda sepuluh malah lebih, manakala satu kejahatan tetap dikira satu (tidak diganda) ataupun aku mengampuninya. Sekalipun kamu menemuiKu(selepas ,mati) dengan dosa sebesar bumi tetapi tidak syirik kepadaKu dengan sesuatu maka Aku akan menemuinya dengan mengampuni dosa sebesar itu.
- Dipetik dari kitab Al-Ittihafat -
5. Dalam hadis sohih yang lain yang artinya :Doa adalah senjata bagi orang mukmin, tiang agama dan cahaya yang menerangi langit dan bumi.
6. Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Sesiapa yang banyak beristighfar maka Allah akan menjadikan baginya daripada setiap kesusahan jalan penyelasaian, daripada setiap kesempitan jalan keluar dan akan diberikan rezeki dengan cara yang tidak diketahui.
7. Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Tiada daripada seorang muslim yang memohon doa sedangkan dia sendiri bersih dari dosa dan juga dia tidak pernah memutuskan perhubungan silaturrahim sesama manusia melainkan Allah akan menganugerahi kepadanya satu dari tiga perkara ini : sama ada terus diterima doanya, sama ada Dia akan menangguhnya sehingga hari akhirat ataupun disimpan(ampun) segala kejahatan yang seumpanya (permintaan tadi). Maka para sahabat bertanya : Sekalipun banyak? Sabda baginda S.A.W : Allah lebih banyak pemberianNya.
FAEDAH DAN PENGAJARAN HADIS
1. Islam menggalakkan kita agar memperbanyakkan beristighfar, selalu bertaubat kerana kita tidak lepas daripada dosa. Rasulullah S.A.W sendiri sentiasa beristighfar lebih 70 kali setiap hari sedangkan baginda S.A.W merupakan seorang rasul yang maksum atau dipelihara daripada dosa besar dan kecil.
2. Keampunan Allah lebih besar daripada dosa yang dilakukan oleh hambaNya sekalipun besar dan banyak kerana rahmatNya dan kerana Dia Maha Kaya daripada makhlukNya.

3. Dosa itu adalah penyakit dan ubatnya adalah istighfar.

4. Dilarang sama sekali kita berputus asa daripada rahmat Allah dan diwajibkan kita agar sentiasa bersangka baik dengan kemaafan dan pengampunan dari Allah. Tetapi tidak dikira melampaui syariat sekira timbulnya perasaan terlalu takut pada Allah sehingga kita merasakan kita tidak akan diampun lagi tetapi dalam masa yang sama kita terus mengharap dan gerunkanNya. Kedua-duanya adalah sesuatu yang akan mengimbangkan fitrah pada diri seorang muslim pada satu sudut dan kesan daripada tarbiah Islamiah pada sudut yang lain.Tidak sempurna pengabdian melainkan dengan mengambil kedua-duanya sekali.

5. Allah mengampuni semua dosa selain daripada syirik kepadaNya samada melalui perbuatan, perkataan dan pengiktirafan hati.

6. Diminta agar kita sentiasa bersegera di dalam beristighfar dan bertaubat serta tidak melengahkannya.

7. Sesungguhnya perkara yang membawa kepada syirik kepada Allah akan menutup kita daripada rahmatNya.

8. Istighfar ialah dengan lidah manakala taubat pula dengan lidah, anggota dan hati iaitu dengan meninggalkan dosa lalu, bertekad untuk tidak mengulanginya dan menunaikan kewajipannya.
9. Tiga cara Allah menerima doa hambaNya iaitu :
1. Terus menerima segala permohonan dan permintaan yang dipohon
2. Menangguhnya sehingga hari akhirat nanti
3. Menghapuskan dosa yang sama kadarnya dengan permintaan yang diminta kepada Allah.
10. Antara adab-adab ketika berdoa ialah :
1. Mendatangkan di dalam hati rasa keinsafan ataupun sebarang permohonan yang hendak diminta bukannya sekadar diucap di mulut tetapi tidak terlintas atau terasa di hati tentang apa yang didoakan.Sebaik- baiknya jika kita kurang memahami bahasa Arab maka lebih baik kita menggunakan bahasa Melayu ketika berdoa kecuali nama-nama Allah yang lebih baik gunakan bahasa Arab.
2. Mengharapkan agar Allah akan menerimanya dengan penuh keyakinan bukannya di
sana
masih terdetik sikap kesangsian ataupun tidak terlalu mengharap ketika doa dilakukan sambil lewa sahaja.
3. Tidak mudah putus asa dengan terlalu mengharapkan segala doa yang dipohon terus diqabulkan oleh Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Menerima.
4. Tetapkan hati dengan menjauhi perasaan mudah berubah hati ketika memohon doa kepada Allah.
11. Adab Istighfar pula ialah :
1. Memuji dan menyebut nama Allah dengan menyebut salah satu namanya terutama Al-Ghaffar, Ar-Rahman, Ar-Rahim.
2. Menyebut penyelesalan ke atas dosa dengan menyebut dosa yang telah dilakukan.
3. Memohon kepada Allah keampunan di atas dosa yang telah dilakukan.
ANTARA TANDA-TANDA LAILATUL QADAR

Lailatul Qadar merupakan satu malam yang mempunyai kelebihan lebih seribu bulan yang lain. Ini dapat kita lihat daripada apa yang telah dinukilkan oleh Allah di dalam al-Quran dalam surah al-Qadar. Begitu juga dengan apa yang telah diberitahukan oleh Rasulullah S.A.W dalam beberapa hadis yang sohih. Kita disuruh untuk menghidupkan malam lailatul qadar dan tidak membiarkannya berlalu begitu saja. Rasulullah S.A.W telah bersabda dalam hadis muttafaq 'alaih daripada Abu Hurairah yang artinya : Sesiapa yang menghidupkan malam lailatul qadar penuh keimanan dan keikhlasan akan diampun baginya dosa yang telah lalu.
Menurut imam Fakhrurrazi bahwa Allah menyembunyikan malam lailatul qadar dari pengetahuan kita sebagaimana Dia menyembunyikan segala sesuatu yang lain. Dia menyembunyikan keredhaanNya pada setiap ketaatan sehingga timbul dalam diri kita keinginan untuk melakukan semua ketaatan atau ibadat itu. Begitu juga Dia menyembunyikan kemurkaanNya pada setiap perkara maksiat agar kita berhati-hati dan menjauhi segala maksiat dan tidak memilih antara dosa besar dan kecil untuk melakukannya kerana dosa kecil jika terus dilakukan secara berterusan akan menjadi dosa besar jika kita tidak bertaubat dan berusaha meninggalkannya. Dia menyembunyikan wali-waliNya agar manusia tidak terlalu bergantung kepada mereka dalam berdoa sebaliknya berusaha sendiri dengan penuh keikhlasan dalam berdoa untuk mendapatkan sesuatu daripadaNya kerana Allah menerima segala doa orang yang bersungguh-sungguh dan tidak mudah berputus asa. Dia menyembunyikan masa mustajab doa pada hari Jumaat supaya kita berusaha sepanjang harinya. Begitulah juga Allah menyembunyikan penerimaan taubat dan amalan yang telah dilakukan supaya kita sentiasa istiqamah dan ikhlas dalam beramal dan sentiasa bersegera dalam bertaubat. Demikianlah juga dengan penyembunyian malam lailatul qadar agar kita membesarkan dan menghidupkan keseluruhan malam Ramadhan dalam mendekatkan diri kepadaNya bukan hanya sekadar menunggu malam lailatu qadar sahaja untuk beribadat dan berdoa. Tetapi inilah penyakit besar yang menimpa umat Islam yang menyebabkan malam-malam Ramadhan lesu kerana mereka hanya menanti malam yang dianggap malam lailatul qadar sahaja untuk beribadat. Kerana mengejar kelebihan lailatul qadar yang mana kita tidak mengetahui masanya yang tertentu menyebabkan kita terlepas dengan kelebihan Ramadhan itu sendiri yang hanya datang setahun sekali.
Antara tanda-tanda dalam mengetahui malam lailatul qadar adalah berdasarkan beberapa hadis di bawah :
1. Abi Ibnu Ka'ab telah meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda mengenai lailatul qadar yang artinya : Sesungguhnya matahari yang keluar pada hari itu tidak begitu bercahaya (suram). - Hadis riwayat imam Muslim dalam kitab puasa -
2. Telah diriwayatkan daripada Nabi S.A.W bahawa baginda telah bersabda yang artinya : Sesungguhnya tanda-tanda lailatul qadar, bahawa malamnya bersih suci seolah-olah padanya bulan yang bersinar, tenang sunyi, tidak sejuk padanya dan tidak panas, tiada ruang bagi bintang untuk timbul sehingga subuh, dan sesungguhnya tanda-tandanya matahari pada paginya terbit sama tiada baginya cahaya seperti bulan malam purnama tidak membenarkan untuk syaitan keluar bersamanya pada hari itu. - Hadis riwayat imam Ahmad dengan isnad jayyid daripada Ibadah bin As-Somit -
3. Dalam Mu'jam At-Tobarani Al-Kabir daripada Waailah bin Al-Asqa' daripada Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Malam lailatul qadar bersih, tidak sejuk, tidak panas, tidak berawan padanya, tidak hujan, tidak ada angin, tidak bersinar bintang dan daripada alamat siangnya terbit matahari dan tiada cahaya padanya(suram).
4. Telah meriwayat Al-Barraz dalam musnadnya daripada Ibn Abbas bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda yang artinya : Malam lailatul Qadar bersih tidak panas dan tidak pula sejuk.
Qadhi 'Iyad telah mengatakan ada dua pendapat mengenai matahari yang terbit tanpa cahaya iaitu:
1) Ia merupakan tanda penciptaan Allah SWT.
2) Menunjukkan bahawa kerana terlalu banyak para malaikat yang berzikir kepada Allah pada malamnya dan mereka turun ke bumi yang menyebabkan sayap-sayap dan tubuh mereka yang halus menutupi dan menghalangi matahari dan cahayanya.

Daripada hadis-hadis di atas bolehlah kita buat kesimpulan bahawa antara tanda-tanda lailatul qadar ialah :
a. Pada malamnya keadaan bersih dengan cuaca tidak sejuk dan tidak pula panas.
b. Malamnya tenang yang mana terang dan angin tidak bertiup sebagaimana biasa dan awan agak nipis.
c. Malamnya tidak turun hujan dan bintang pula tidak bercahaya seolah-olah tidak timbul.
d. Pada siangnya pula matahari terbit dalam keadaan suram.
TANDA TANDA QIAMAT



Penaklukan Baitulmuqaddis. Dari Auf b. Malikr.a.,
katanya, "Rasulullah s. a. w. telah
bersabda:"Aku menghitung enam perkara menjelang hari
kiamat."Baginda menyebutkan
salah satu di antaranya, yaitu penaklukan
Baitulmuqaddis." - Sahih Bukhari
Zina merajalela."Dan tinggallah manusia-manusia
yang buruk, yang seenaknya
melakukan persetubuhan seperti himar (keldai).
Maka pada zaman mereka inilah kiamat
akan datang." - Sahih Muslim
merajalela alat muzik."Pada akhir zaman akan
terjadi tanah runtuh, rusuhan dan
perubahan muka."
Ada
yang bertanya kepada
Rasulullah;
"Wahai Rasulullah bila hal ini
terjadi?" Baginda menjawab;"Apabila telah
bermaharajalela bunyi-bunyian (muzik) dan
penyanyi-penyanyi wanita" - Ibnu Majah
Menghias masjid dan membanggakannya. "Di antara
tanda-tanda telah dekatnya kiamat
ialah manusia bermegah-megahan dalam mendirikan
masjid" - Riwayat Nasai.
Munculnya kekejian, memutuskan kerabat dan
hubungan dengan tetangga tidak baik.
"Tidak akan datang kiamat sehingga banyak
perbuatan dan perkataan keji, memutuskan
hubungan silaturahim dan sikap yang buruk dalam
tetangga." - Riwayat Ahmad dan Hakim
Banyak orang soleh meninggal dunia."Tidak akan datang
hari kiamat sehingga Allah
mengambil orang-orang yang baik dan ahli agama di
muka bumi, maka tiada yang tinggal
padanya kecuali orang-orang yang hina dan buruk
yang tidak mengetahui yang makruf dan
tidak mengingkari kemungkaran - Riwayat Ahmad
Orang hina mendapat kedudukan terhormat."Di
antara tanda-tanda semakin dekatnya
kiamat ialah dunia akan dikuasai oleh Luka' bin
Luka'(orang yang bodoh dan hina). Maka
orang yang paling baik ketika itu ialah orang
yang beriman yang diapit oleh dua orang
mulia" -Riwayat Thabrani
Mengucapkan salam kepada orang yang dikenalnya
saja."Sesungguhnya di antara
tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah
manusia tidak mahu mengucapkan salam
kepada orang lain kecuali yang dikenalnya saja."
- Riwayat Ahmad
Banyak wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya
telanjang. Diriwayatkan dari Abu
Hurairah r.a. "Di antara tanda-tanda telah
dekatnya hari kiamat ialah akan muncul
pakaian-pakaian wanita dan apabila mereka
memakainya keadaannya seperti telanjang."
Bulan sabit kelihatan besar."Di antara
tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah
menggelembung (membesarnya) bulan sabit." -
Riwayat Thabrani
Banyak dusta dan tidak tepat dalam menyampaikan
berita."Pada akhir zaman akan muncul
pembohong-pembohong besar yang datang kepadamu
dengan membawa berita-berita yang
belum pernah kamu dengar dan belum pernah
didengar oleh bapak-bapak kamu sebelumnya,
mereka tidak menyesatkanmu dan
memfitnahmu" - Sahih Muslim
Banyak saksi palsu dan menyimpan kesaksian yang
benar."Sesungguhnya sebelum
datangnya hari kiamat akan banyak kesaksian palsu
dan disembunyikan kesaksian yang
benar" - Riwayat Ahmad
Negara Arab menjadi padang rumput dan
sungai."Tidak akan datang hari kiamat sehingga
negeri Arab kembali menjadi
padang
rumput dan
sungai-sungai." - Sahih Muslim
DOA DAN MAKANAN HARAM

Maksud Hadis

Daripada Abu Hurairah telah berkata : Sabda Rasulullah s.a.w yang artinya : Sesungguhnya Allah itu Maha Baik tidak menerima melainkan sesuatu yang baik. Dan Sesungguhnya Allah telah memerintah para orang yang beriman sama dengan apa yang telah Dia perintah dengannya terhadap para rasul. Maka firmanNya yang artinya : Wahai rasul-rasul makanlah kamu daripada makanan yang baik (halal)...dan firmanNya lagi yang artinya : Wahai orang-orang yang beriman makanlah kamu daripada makanan yang baik apa yang dianugerahkan kepadamu(halal).... Kemudian Rasulullah s.a.w menyebut tentang seorang pemuda yang bermusafir dalam perjalanan yang jauh, hal rambutnya kusut masai, mukanya berrdebu di mana dia mengangkat tangan ke langit : Wahai Tuhanku...wahai Tuhanku... sedangkan makanannya haram, minumannya haram dan pakaiannya haram..Dan dia dibesarkan dengan memakan makanan haram maka bagaimana Kami mau mengabulkan doanya.
- Riwayat imam Muslim -
Keterangan ringkas
1. Ketika berdoa maka sebutlah nama-nama Allah yang baik dan cantik kerana Allah begitu menyayangi mereka yang menyebut nama-namaNya malah sesiapa yang menghafal dan menghayati nama Allah yang 99 maka dijanjikan balasan Syurga.
2. Tidak boleh memberi sedekah perkara yang haram atau tidak elok kerana telah diriwayatkan dalam satu hadis Sohih yang bermaksud : Allah tidak akan menerima sembahyang tanpa bersuci dan Dia tidak menerima sedekah daripada perkara yang tidak elok (sumber atau bendanya).
3. Kita dapat lihat bagaimana Allah menerima korban Habil berupa seekor kibas yang gemuk dan sihat serta Dia menolak korban Qabil yang berupa gandum yang tidak elok.
4. Ibnu Abbas menerangkan bagaimana Allah tidak akan menerima sembahyang seseorang yang mana di dalam tubuhnya ada perkara yang haram.
5.Walau pun seseorang yang bermusafir dengan niat yang elok merupakan jihad dan doa orang yang musafir mudah dikabulkan oleh Allah tetapi jika dia dibesarkan dengan makanan, minuman atau pakaian yang haram maka doanya akan ditolak oleh Allah.
6. Imam Syafie sendiri pernah pada suatu hari mengadu kepada gurunya tentang beliau susah mengingati dan memahami apa yang dipelajari sedangkan sebelum ini tidak pernah berlaku perkara demikian. Lalu gurunya meminta agar beliau menjauhi perkara yang haram dengan kata-katanya : Sesungguhnya ilmu itu adalah cahaya dan cahaya Allah tidak akan dianugerahkan kepada orang yang berbuat maksiat. Mendengar jawapan gurunya lalu imam Syafie pulang ke rumahnya dan bertanya adakah beliau telah diberi makan atau minum perkara yang haram. Lalu ibunya teringat bagaimana dia telah memberi minum air susu yang diperah daripada seekor kambingnya yang telah memakan tanaman jirannya tanpa sengaja.Inilah kesan buruk daripada perkara haram atau syubhat.
7. Antara perkara yang menghalang daripada dikabulkan doa seseorang ialah sebagaimana berikut :
a. Doa orang yang zalim
b. Doa orang yang sentiasa melakukan dosa
c. Doa orang yang memutuskan tali persaudaraan
d. Doa orang yang dilumuri dengan maksiat
e. Doa tanpa sebab yang dilakukan sambil lewa

8. Setiap muslim yang memanjatkan doanya kepada Allah dengan bersungguh maka akan dikabulkan oleh Allah dalam 4 keadaan iaitu :
a. Samada dikabulkan secara segera
b. Dikabulkan setelah melalui masa yang lama
c. Dikabulkan di akhirat nanti dengan digandakan pahala
d. Atau diampuni dosanya

Rujukan :
1. Abdul Wahab Rashid Salleh Abu Sofiayyah, Syarah al-Arba'in al-Nawawiah, Dar al-Basyir, cet. ketiga 1995

KELEBIHAN HAYATI AL-QURAN



Al-Quran merupakan mukjizat yang paling besar dan utama yang diturunkan oleh Allah kepada nabi kita Muhammad s.a.w. Ia merupakan petunjuk yang paling baik untuk umat manusia sehingga hari qiamat dalam mencari keridhaan Allah seterusnya mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Di antara kelebihan membaca serta menghayati segala isi al-Quran dapat dilihat melalui beberapa petikan hadis nabi s.a.w sebagai pedoman kepada kita semua.
1. Sabda nabi s.a.w yang artinya : Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar al-Quran dan mengajarnya
- muttafaqqun 'alaihi

2. Sabda nabi s.a.w yang artinya : Sesiapa yang membaca satu huruf daripada kitab Allah (al-Quran) maka baginya(pembaca) dengannya (al-Quran) pahala dan pahala digandakan sepuluh sebagaimananya. Aku tidak kata bahawa alif laam miim itu satu huruf tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim itu satu huruf
- diriwayat oleh Tarmizi dan ia merupakan hadis hasan sohih

3.Sabda nabi s.a.w yang artinya : Orang yang membaca al-quran dan dia mahir dengannya bersama malaikat yang mulia dan orang yang taat. Sesiapa yang membaca al-Quran sedangkan dia tersekat-sekat padanya dan dia begitu susah atasnya maka baginya 2 pahala (pahala membaca dan pahala kesusahan).
- Sohih Bukhari dan muslim

4.Abi Umamah al-Bahili telah berkata bahawa dia mendengar sabda nabi s.a.w yang artinya : Kamu hendaklah membaca al-Quran maka sesungguhnya ia akan datang pada hari qiamat sebagai syafaat bagi ahli-ahlinya
- Riwayat Muslim

5. Sabda nabi s.a.w yang artinya : Sesungguhnya sesiapa yang tidak terdapat pada kerongkongnya sesuatu daripada al-Quran(tidak membaca) maka ia seperti rumah yang usang
- Riwayat Tarmizi

6. Dalam satu hadis Qudsi di mana sabda nabi s.a.w yang bermaksud : Allah telah berfirman yang artinya : Sesiapa yang sentiasa sibuk dengan al-Quran dan zikir mengingatiKu daripada meminta-minta kepadaKu maka Aku akan anugerahkan perkara yang lebih baik daripada Aku anugerahkan kepada mereka yang sentiasa memohon kepadaKu itu. Dan kelebihan Kalam Allah di atas segala kalam yang lain seperti lebihnya Allah di atas segala makhlukNya
- Riwayat Tarmizi dan hadis hasan sohih

7. Sabda nabi s.a.w yang artinya : Tiada suatu kaum yang berhimpun di dalam rumah daripada rumah-rumah Allah (masjid) membaca kitab Allah (al-Quran) dan tadarrus antara mereka melainkan akan diturunkan ketenangan ke atas mereka, disirami ke atas mereka rahmat, dikelilingi oleh para malaikat dan Allah menyebut-nyebut mereka pada sesiapa di sisinya
- Riwayat Muslim

8. Daripada Daripada 'Uqbah bin 'Amir telah berkata : Telah keluar Rasulullah s.a.w menemui kami di Suffah maka sabdanya : Siapakah di kalangan kamu yang suka keluar ke Buthan dan 'Aqiq (nama 2 tempat di Madinah) di mana dia akan membawa pulang darinya 2 ekor unta yang sihat lagi gemuk tanpa berbuat dosa dan tidak pula memutuskan tali persaudaraan ? Maka kami menjawab : Wahai Rasulullah! Kami semua menyukai perkara itu. Sabdanya : Mengapakah seseorang daripadamu tidak keluar ke masjid untuk belajar atau membaca 2 ayat daripada kitab Allah (al-Quran) maka ia lebih baik daripada 2 ekor unta yang gemuk, tiga ekor, empat ekor di mana lebih baik baginya daripada empat dan daripada semua bilangan unta
- Riwayat Muslim


Diulang kembali oleh Yudha SUnarta Suir mengenai Kumpulan hadist Rasul 
0 Komentar untuk "Kumpulan Hadist Rasul | SUNARTA"

Budayakan Komentar dan Saran yang baik :)

Back To Top