Apa itu Inkontinensia Urine?



A. Apa sih Inkontinensia Urine itu? 

    Inkontinensia Urine alias beser adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan hilangnya kendali pada kandung kemih yang berakibat pada kebocoran urine/mengompol. Kondisi ini biasanya merupakan gejala dari penyakit yang mendasari atau adanya masalah fisik, seperti infeksi saluran kemih, konstipasi, diabetes, infeksi prostat dan penyakit neurologi.

Definisi menurut International Continence Society yg dikutip dari jurnal “Inkontinensia Urin pada Perempuan”, adalah keluhan berkemih tanpa disadari (involunter) akibat gangguan fungsi saluran kemih bagian bawah yang dipicu oleh sejumlah penyakit sehingga menyebabkan pasien berkemih pada situasi yang berbeda.

B. Apa saja tipe-tipe Inkontinensia Urine? 

     Ada beberapa tipe dari Inkontinensia Urine ini, di antaranya :
IU Urgensi, umumnya disebabkan oleh infeksi saluran kemih, masalah pencernaan dan penyakit neurologis. Ditandai dengan keinginan berkemih yang tiba-tiba, terus menerus mendesak diikuti dengan berkemih secara tidak sadar. IU urgensi paling sering dijumpai pada perempuan usia lanjut.

 IU stress, ialah keluarnya urine secara tidak disadari selama proses batuk, bersin, tertawa atau aktivitas fisik lainnya yang meningkatkan tekanan intraabdominal.



 Overflow Incontinence, yaitu ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih dan umumnya ditemuka pada orang-orang dengan kerusakan kandung kemih atau sumbatan pada uretra.

Inkontinensia Campuran, ialah campuran dari dua atau lebih tipe IU.

Inkontinensia Fungsional, terjadi ketika hendak buang air kecil, tetapi tidak dapat ke kamar mandi karena mobilitas terbatas. Penyebab inkontinensia fungsional spt kebingungan, demensia, penglihatan yang buruk, mobilitas miskin, atau berada dalam situasi di mana tidak mungkin untuk mencapai toilet. Umumnya terjadi pada lansia dip anti jompo.

Inkontinesia Total, ialah kebocoran berkelanjutan dari urine sepanjang hari

C.Apa saja Penyebab Inkontinensia Urine? 

Penyebab IU antara lain :

1. kerusakan pada syaraf yg mengendalikan kandung kemih dan otot yang terlibat di dalam proses buang air kecil, 

2. melemahnya otot-otot dasar panggul akibat kehamilan berkali-kali, 

3. kebiasaan mengejan yg salah, 

4. menderita Infeksi Saluran Kemih, 

5. menderita konstipasi

6. adanya kontraksi abnormal dari dinding kandung kemih, 

7. fungsi otot sfingter terganggu, 

8. Obat hipnotik, diuretik, antikolinergik, penyekat alfa (alpha blocker) dapat menyebabkan perubahan yang memicu IU. 
Apa saja yang dapat Meningkatkan Resiko terkena Inkontinensia Urine? 

D. Faktor resiko IU antara lain:

     Pecandu alkohol, perokok, bertambah tua, mengkonsumsi kafein terlalu banyak, sedang hamil, obesitas, menggunakan obat penenang, mengidap Diabetes Melitus, Mengidap Penyakit Ginjal, dll

Bagaimana Penatalaksanaan Inkontinensia Urine? 



E. Penatalaksanaan IU antara lain :

1.Biasanya dilakukan pemasangan kateter pada penderita lanjut usia

2.Merubah perilaku, misalnya membiasakan diri untuk berkemih setiap 2-3 jam untuk menjaga agar kandung kemih relatif kosong.

3.Menghindari minuman yang bisa menyebabkan iritasi kandung kemih, misalnya minuman yang mengandung kafein.

4.Minum sebanyak 6-8 gelas/hari untuk mencegah pemekatan air kemih, karena air kemih yang terlalu pekat bisa mengiritasi kandung kemih.

5.Menghentikan pemakaian obat-obatan yang bisa menimbulkan efek samping pada kandung kemih.

6.Pemberian obat untuk relaksasi kandung kemih

7.Pembedahan, untuk mengangkat penyebab sumbatan atau keadaan patologi lain. 

Semoga bermanfaat dan kita pahami bersama :)

Tag : KESEHATAN
0 Komentar untuk "Apa itu Inkontinensia Urine? "

Budayakan Komentar dan Saran yang baik :)

Back To Top