Memberantas Buta internet Secara Kognitif Alamiah



Oleh : Yudha Sunarta Suir

     Internet adalah suatu wadah untuk mencari segala sesuatu yang ingin kita ketahui baik itu secara khusus maupun general. Internet ini merupakan sebuah penghubung yang bersifat kasat mata tetapi dampaknya sangat luar biasa.

    Buta internet atau Internet Blind adalah sebuah permasalahan Personal,Sosial dan bahkan Negara ini. Karena internet itu merupakan sebuah tanda kemajuan sebuah peradaban, semakin maju sebuah negara maka semakin tinggi pengguna internet aktif yang positif.

     Permasalahan buta Internet ini bisa diatasi dengan berbagai macam cara yaitu sosialisasi, Pameran Internet Positif, WorkShop Internet, Cara pakai hingga Manfaatnya. Tentu semua itu perlu Perhatian dan Dukungan kuat dari Pemerintah untuk memberantas Buta internet ini. tidak gampang untuk memberantas buta internet ini sendiri karena Negara kitapun dihadapi dengan permasalahan Vital kemajuan Bangsa yaitu Masalah Buta Aksara yaitu masalah yang dimana seseorang atau individu tidak dapat Membaca, Berhitung dan Menulis.

    Contoh kecil pemberantasan buta Aksara yaitu yang dilakukan oleh Pemerintahan Sumatera Barat yang dimana Berhasil meredam Buta Aksara dengan tepat yang dimana Warga Di Sumbar yang buta Aksara itu total 87.852 jiwa pada Tahun 2010 dan diberantas menjadi 38.352 jiwa pada Akhir periode kalkulasi terakhir November 2013 (sumber antarasumbar.com 20/11/2013). Ini merupakan langkah yang tepat dan jitu dari Pemerintah Sumatera barat memberantas Buta Aksara.

     Terlepas dari buta Aksara maka sangatlah mudah untuk memberantas Buta internet karena penduduk indonesia mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi. Dari keingintahuan yang tinggi itulah pemerintah dengan sigap dan tepat masuk sebagai mediator dalam kemajuan Bangsa dengan memberantas Buta Internet itu. Solusi termudah menurut saya sebagai penulis yaitu dengan menyediakan WIFI berbayar murah untuk Umum agar khalayak ramai dapat menikmatinya. Tetapi tentu dengan kecepatan loading sebuah internet yang tidak lambat dan terputus putus bermaksut agar tujuan daripada Memberantas Buta Internet itu sendiri tidak Lambat dan Terputus putus pula.

    Pada Zaman modern ini siapa yang tidak mengenal internet, Semua orang mengetahui apa itu Internet tetapi apakah semua orang yang menggunakan internet sesuai dengan Das Sollen atau Norma kaidah yang berlaku? Jawabanya ialah tidak. Karena internet saat ini sudah digunakan untuk hal hal yang mubazir tidak bermanfaat dan juga menimbulkan kejahatan yang bersifat Kriminal atau Cyber Crime.

    Apakah orang orang yang telah menikmati internet tahu akan pentingnya internet itu sendiri? Jarang sekali user internet sebutan bagi pengguna internet mengetahui dampak dari penggunaan internet yang tidak baik. Mengapa ? karena tidak tepatnya penggunaan internet itu tadi, hanya sering digunakan pada hal mubazir seperti nge-Game, Pornografi bahkan sikap yang merusak yaitu Hack, adalah sebuah tindakan merusak sebuah halaman penyedia informasi dan berita dengan tujuan happy-happy belaka. Itu sangat miris.

      Banyak masyarakat membutuhkan internet saat sekarang ini, banyak kebutuhan setidaknya untuk sedikit google yaitu sebuah situs penyedia segala informasi dan pengetahuan yang kita inginkan atau tentang apa yang tidak diketahui. Dunia informasi di internet berputar begitu cepat, pengguna internet di Indonesiapun terus meningkat. Tetapi tidak bagi orang orang yang buta akan internet yang terhalang dari kepemilikan Gadget Canggih, Laptop ataupun Komputer. Kesemua ini tidaklah lepas dari peran Pemerintah untuk memberantas Buta Internet.

Beberapa keutaman dan Keunggulan bila kita menggunakan internet yaitu :
1. Sarana bertukar pikiran dan berbagi ilmu Pengetahuan.
2. Sarana untuk mencari Bahan Ajar mengajar dan Edukasi utama
3. Terdapat Banyak informasi Hiburan, Ekonomi, Hukum, Sosial dan politik.
4. Tempat Kumpulan Informasi dan Pengetahuan Yang Tak Terbatas.
5. Biaya Pengetahuan yang Efisien.

     Semuanya itu tentu dilandasi dari pola dan konsep apa yang digunakan oleh pemerintah untuk memberantas Buta Internet itu sendiri. Apabila Pemerintah Tepat maka tidak Mungkin Indonesia bisa menjadi Negara yang Maju dan Bermatabat akibat dari kemjuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. 
   
     Data riset dari EDUQO berkerja sama antara UNICEF dan mitranya yang juga bersumber dari artikel Tekno Kompas (4 maret 2014). Menjelaskan bahwa dari remaja usia 10-19 tahun sebanyak 400 responden dari kota dan pedesaan diprediksi  pengguna internet remaja mencapai 30 juta jiwa.  98 persen mengetahui internet dan pengguna internet. 20 persen tidak menggunakan internet karena larangan orang tua. 79.5 persen responden mengakses internet guna jejaring sosial, hiburan dan tugas sekolah. dari 400 responden setengahnya mengaku mengetahui internet dari teman. Tentu ini menjadi permasalahan lagi ketika penggunaan dari internet itu tidak bermanfaat.

    Kembali dari Prinsip utama kehidupan bahwa setiap orang itu kemajuanya ditentukan oleh bagaimana ia menyikapi sesuatu yang baru pada kehidupanya dan bagaimana ia untuk memanage atau mengatur pola tingkah lakunya menghadapi itu.

    Tetapi kedepan. Indonesia akan menjadi Negara yang Maju yang kuat dari ilmu Pengetahuan dan teknologi karena memang Pemerintah sedang gencar mencari solusi dan mempraktekkan ide ide yang telah ada untuk Memberantas Buta Internet di indonesia.



Event Pekan Informasi Nasional kembali digelar. Provinsi Sumatera Barat mendapat kepercayaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk berindak sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Pekan Informasi Nasional (PIN) ke-6.

PIN yang pada tahun sebelumnya diselenggarakan di kota Medan Sumatera Utara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, apresiasi masyarakat dan pemberdayaan masyarakat terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Perkembangnya dunia ICT yang semakin pesat mau tidak mau memberikan semangat untuk ikut dalam percaturan nasional maupun global. Kita diminta untuk meningkatkan kompetensi diri dalam menerima setiap kemajuan teknologi dan informasi yang datang. Maka masyarakat utamanya generasi muda diminta peran sertanya untuk ikut dalam percaturan tersebut.

Seiring dengan tujuan dan gambaran di atas dalam pelaksanaan PIN ke-6 yang akan dilaksanakan pada bulan Mei ini nantinya akan melibatkan Dinas-dinas, instansi atau lembaga terkait seperti pemerintah, lembaga non-pemerintah, swasta, komunitas maupun LSM dan tentunya juga peran serta masyarakat luas.

Nantinya masyarakat akan bebas memilih kegiatan apa yang akan mereka saksikan atau ikuti. Di antara kegiatan tersebut adalah Festival pertunjukkan rakyat, pagelaran media tradisional, sarasehan, pertunra dan KIM, bidan aplikasi teknologi informasi (lomba blogger & animasi), bidang pameran teknologi informasi, postel dan penyiaran, bidang parade budaya nusantaradan marching band dsb.

Kegiatan-kegiatan ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan antusiasme warga terhadap PIN, menambah pengetahuan generasi muda akan dunia ICT serta menambah kepedulian masyarakat akan potensi sosial budaya yang mereka miliki.


Sumber :
1. Wikipedia.com
2. Detik.com
3. antarasumbar.com
4. kaskus.co.id
Tag : INDONESIAKU
0 Komentar untuk "Memberantas Buta internet Secara Kognitif Alamiah"

Budayakan Komentar dan Saran yang baik :)

Back To Top