Puisi - Padang : La luna del Cacciatore | Ilhamdi Putra

Padang : La luna del Cacciatore
Di mata purnama sebesar biji matamu, di air pasang penghanyut sampan berkayu
muda sederas tumpahan liurmu, aku ingat segala sakit segala bau nafas sempit. Kota tak menjadi segala hal yang patut, kata tak menjadi segala yang tunai aku sebut. Kecuali pada gerak air pasang, dari hempas anak gelombang aku pahami penggalan sajak itu: Kota ini dibangun di atas kenangan buruk, pilihan kata antara ingatan busuk dan do’a setengah khusyuk. Sebab kota dengan lubang pada panggul gunung menganga lima depa ini telah membuat ingatan menjadi jejak tukak, menjadikan kenangan sebagai harga mati dari sebuah hari yang entah akan mampu hidup lagi.

Purnama membesar seukuran kepala, pasang naik tak kenal turun hingga genang pancang bagan. Barangkali di kota ini, orang akan selalu abai perihal bulan membesar seukuran nampan dan air pasang naik hingga paran, orang akan selalu duduk bersama tiap malam untuk dapat menyebut diri sebagai pejuang zaman, meregangkan kaki hingga pinggang dalam duduk agar merasa tinggi dalam bungkuk. Tapi pasang terus naik, bulan terus mencuat dua puluh empat karat

Aku kenang segala mantra, segala yang entah patut kembali disebut. Bulan terus mencuat hebat dua puluh empat karat, air pasang tiap meninggi. Aku kembali pada puisi, pada segala hal yang patut untuk tidak dimengerti tentang bertahun kasih tak menjadi. Barangkali serupa itu pula datu dari segala datu membangun kota ini dan seputaran negeri dari ketidakmengertian bahwa tak segala kebiasaan patut dipertahankan.

Tapi seperti puisi, terus aku lihat bulan membesar landai hingga parung jantung. Untuk kemudian dinamakan orang rembulan pemburu setelah purnama habis dan besar nampan mengkandaskannya.
Kota ini, orang-orang ini, mereka akan terus merapal bentuk pintalan benang untuk sesuatu yang terus lepas sulam tanggal jahitan.


Tentang Penulis :
Ilhamdi Putra, lahir di Padang, Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta 2016 lalu, untuk sementara waktu bekerja sebagai penulis lepas. Beberapa tulisannya pernah dicetak secara self publishing di antologi bersama.

Email : ilhamdiputralaw@gmail.com

Tag : INDONESIAKU
1 Komentar untuk "Puisi - Padang : La luna del Cacciatore | Ilhamdi Putra"

Budayakan Komentar dan Saran yang baik :)

Back To Top